![]() |
| Kompleks Taman Waruga di desa Sawangan kecamatan Airmadidi Minahasa Utara (foto ist) |
WARUGA, adalah kubur batu yang dibuat pada zaman megalitikum. Waruga banyak tersebar di tanah Malesung (Minahasa), seperti di daerah Airmadidi Bawah dan Sawangan, Tomohon.
Bahkan di Sawagan Minahas Utara, kumpulan waruga yang disebut Taman Waruga dijadikan lokasi Taman Purbakala setelah terjadi penyatuan berbagai Waruga yang tersebar di sekitar daerah tersebut,
Dari beberapa catatan, Waruga mulai dipergunakan oleh orang Minahasa sebagai kubur sejak abad ke IX. Sebelumnya suku Minahasa mempunyai kebiasaan mengurbur mayat dengan membungkus dengan daun woka sebelum ditanam. Kemudian kebiasaan membungkus dengan daun woka diganti dengan memasukkan ke dalam rongga pohon kayu atau nibong.
Ketika dikubur di dalam Waruga, orang meninggal tersebut di letakkan menghadap ke Utara dalam posisi duduk dengan tumit kaki menempel pada pantat serta kepala mencium lutut. Orang Minahasa percaya, nenek moyang mereka berasal dari Utara.
Penggunaan Waruga sebagai kubur mulai mendapat larangan pada tahun 1860 ketika pengaruh pemerintahan Belanda dan agama Kristen semakin kuat di Minahasa. Beberapa tahun kemudian, orang Minahasa sudah mulai menggunakan peti mati sebagai pengganti Waruga.
Waruga ditemukan di Minahasa bagian Utara, biasanya terdapat di pekarangan atau kolong rumah. Jumlah Waruga yang ditemukan juga tidak terlalu banyak, ada sekitar 2000-an Waruga yang tercatat telah ditemukan.
Biasanya di dinding penutup Waruga terdapat pahatan berupa relief yang menggambarkan sosok yang dikuburkan. Banyak terdapat ikon berupa orang, binatang, benda alam dan tumbuh-tumbuhan serta beberapa organamen geometris lainnya.
Relief Waruga.
RELIEF WARUGA. Pahatan berupa relief di diding Waruga sering menggambarkan simbol sosial orang yang dikuburkan di dalamnya sewaktu masih hidup. (19 Juli 2013)
Di daerah Airmadidi, Minahasa Utara terdapat lokasi tempat dikumpulkannya Waruga. Salah satunya di desa Sawangan yang kemudian telah dijadikan sebagai Taman Waruga Sawangan. Juga terdapat Taman Waruga di Airmadidi Bawah.
Tutup Waruga.
TUTUP WARUGA. Waruga terdiri dari dua bagian, yakni bagian bawah yang berbentuk kotak tempat meletakkan mayat, dan bagian atas sebagai penutup yang berbentuk segitiga. (ist)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar